Raden Adipati Surya Hadiri Silaturahmi Kerja Wilayah ICMI Provinsi Lampung Secara Virtual

Diposting Oleh : Admin Kabupaten | Tanggal Posting :26 Oktober 2021 | Sudah Dilihat : 170 Kali Dilihat

ICMI merupakan organisasi kemasyarakatan yang bersifat keagamaan dan kebudayaan yang menghimpun para cendikiawan muslin se-Indonesia atas dasar kesamaan cita-cita dan profesi kecendekiawanan dan keilmuan, yang merujuk pada cara atau proses dalam mencapai tujuan, dan bukan dilatarbelakangi kepentingan politik tertentu. Misi penting yang diemban ICMI adalah menghimpun dan meningkatkan partisipasi umat Islam dalam mengisi pembangunan. Kurangnya partisipasi umar Islam sebenarnya lebih banyak disebabkan karena kualitas SDM ketimbang hambatan doktriner yang bersumber pada pandangan teologis. Untuk itu, tujuan himpunan ICMI difokuskan pada pencapaian 5K atau lima kualitas manusia, yaitu kualitas iman, kualiltas piker, kualitas kerja, kualitas karya dan kualitas hidup.

 

“Pada Hari Minggu Tanggal 16 Agustus 2020 kita telah kehilangan salah satu putra terbaik Way Kanan, yaitu Bapak Wakil Bupati Way Kanan, DR. Drs. H. Edward Antony, M.M yang menjabat sebagai Ketua Umum ICMI Orda Way Kanan. Berkaitan dengan hal tersebut, berdasarkan hasil musyawarah yang dipimpin Ketua I ICMI Orda Way Kanan, maka Saya diminta untuk meneruskan masa kepemimpinan yang kosong tersebut. Untuk itu, dengan keikhlasan hati Saya siap untuk memimpin ICMI Orda Way Kanan dan menyelesaikan agenda kerja ICMI Orda Way Kanan”, ujar Ketua ICMI Orda Way Kanan, H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M saat menyampaikan sambutannya pada Zoom Meeting Silaturahmi Kerja Wilayah ICMI Provinsi Lampung Tahun 2021 di Ruang Rapat Utama Pemkab Way Kanan, Selasa (26/10/2021) malam bersama Ketua Dewan Penasehat dan jajaran ICMI Orda Way Kanan, Ketua Dewan Pakar dan jajaran ICMI Orda Way Kanan serta Jajaran Dewan Pengurus Haaria ICMI Orda Way Kanan.

Selanjutnya, mengingat Pandemi Covid-19 yang belum berakhir berdampak pada dimensi kehidupan disegala aspek. Selain itu, khususnya di Kabupaten Way Kanan memiliki tantangan tersendiri yaiatu keterbatasan waktu dimana Jabatan Bupati hanya 4 tahun, Keterbatasan SDM dimana PNS idealnya 5% dari jumlah penduduk saat ini hanya 1,5% dari jumlah penduduk, dengan kompetensi yang bertahap diperbaiki. Kemudian dalam Keterbatasan Kewenangan beberapa yang semula menjadi kewenangan dikelola Way Kanan hari ini dialihkan ke Provinsi dan Pusat seperti Pertambangan, kehutanan dan pendidikan menengah serta Keterbatasan Anggaran dengan terjadinya Refokusing.

 

“Hal tersebut yang menjadi tantangan kita semua, sehingga fokus pembangunan diarahkan pada pemulihan kesehatan dan pemulihan ekonomi. Jika kita melihat potensi yang ada, selain potensi SDA yang cukup melimpah di Way Kanan, maka yang patut disyukuri yaitu kita memiliki SDM yang cukup banyak dimana jika melihat komposisi penduduk 56% adalah generasi Milenial dan Generasi Z yang artinya kita punya SDM yang produktif. Tentunya peluang untuk mengelola kualitas SDM inilah yang Saya harapkan ICMI dapat berperan aktif untuk mempersiapkan SDM unggul Way Kanan dan juga ekosistem ekonomi unggul lainnya. Inilah tantangan ke umatan yang kita hadapi di Way Kanan, ICMI sebagai think thank kekuatan Islam harus mendorong munculnya ide, gagasan serta terobosan yang inovatif dalam menjawab tantangan kedepan yang sungguh berat seperti Pandemi Covid-19, kemiskinan, Revolusi Industri 4.0 dan lain sebagainya. Kajian-kajian kita dorong kepada hal yang sederhana, aplikatif namun memiliki daya ungkit besar bagi kemajuan umat”, lanjut Ketua ICMI Orda Way Kanan yang juga merupakan Bupati Way Kanan.

Bupati penerima Penghargaan Top Regent Of The Year 2017 dari Seven media dan The Key People Magazine bekerjasama Clock Research & Development serta  Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kominfo,  dan kementerian desa dan PDTT Republik Indonesia, itu juga mengatakan bahwa apabila SDM unggul maka dapat melakukan lompatan besar, karena memiliki semua potensi seprti posisi strategis diperbatasan, Bandara Gatsu, Lintasan Kereta Api, Lahan Pertanian dan Perkebunan  yang masih luas, jika dikelola denganSDM ungul maka Kabupaten Way Kanan memiliki peran strategis maasa depan.

 

“Islam memiliki dua pilar yaitu Pemeritah dan Cendikiawan yang alim, demikianlah sosok yang tercermin dalam perjuangan Rasulullah SAW. Sehingga dua kekuatan ini jika berkolaborasi dalam rangka mendorong keunggulan dan kesejahteraan Kabupaten Way Kanan tentu kita semua optimis untuk mencapainya. Dengan semangat kebersamaan dan potensi yang ada, kita lebur untuk lebih fokus pada agenda-agendad pembangunan, Insha Allah Way Kanan Unggul dan Sejahtera dapat terwujud, Aamiin Ya Robbal Allaamiin”, tutup Raden Adipati Surya.

 

Penulis : Fitria Wulandari

Photo : Dicy / Dok. Pim

Komentar