Sinkronisasi Data Program dan Kegiatan Puskesmas bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan

Diposting Oleh : Admin Kabupaten | Tanggal Posting :11 September 2019 | Sudah Dilihat : 105 Kali Dilihat

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah menyatakan bahwa sektor kesehatan merupakan salah satu urusan pemerintahan konkuren, yang berarti bahwa urusan pemerintahan dalam bidang kesehatan dibagi menjadi peran, tugas, dan fungsi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.

Berdasarkan hal tersebut maka pemerintah daerah wajib memiliki Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam penyelenggaraan pelayanan publik. SPM adalah suatu ketentuan tentang jenis dan mutu pelayanan dasar yang merupakan urusan pemerintahan wajib yang berhak diperoleh setiap warga negara secara minimal.

Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan sebagai salah satu penyelenggara pelayanan publik bidang kesehatan telah menyusun Indikator Kinerja Utama (IKU) yang tertuang dalam Rencana Strategis (Renstra) dan menjadi tugas pokok seluruh jajaran Dinas Kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Untuk menilai capaian keberhasilan target dan sasaran sesuai SPM, maka Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan menyelenggarakan kegiatan Sinkronisasi Data Program dan Kegiatan Puskesmas di Aula Ksatria Bakti Husada Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan, Rabu (11/09/2019).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan, Anang Risgiyanto, S.KM., M.Kes., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk monitoring dan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan Puskesmas dengan Dinas Kesehatan, sehingga sesuai dengan target SPM bidang kesehatan serta dapat memenuhi target dan sasaran indikator kinerja Dinas Kesehatan.

Puskesmas harus memiliki perencanaan yang terintegrasi, dimana kegiatan yang dilaksanakan di puskesmas harus sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan dan dilaporkan kepada Dinas Kesehatan dengan menggunakan Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas (SP2TP), yaitu tata cara pencatatan dan pelaporan yang lengkap untuk pengelolaan puskesmas, meliputi keadaan fisik, tenaga sarana dan kegiatan pokok yang dilakukan serta hasil yang dicapai puskesmas, sehingga data yang dilaporkan dapat divalidasi, dievaluasi, dan memiliki dokumen yang valid, tegas Anang.

Anang juga berharap, dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kinerja Dinas Kesehatan bersama dengan UPT Puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi bagi masyarakat Kabupaten Way Kanan.

Komentar