Sekda Saipul Pimpin Rakor Bahas Pilkakam Tahun 2021 di Kabupaten Way Kanan

Diposting Oleh : Admin Kabupaten | Tanggal Posting :12 April 2021 | Sudah Dilihat : 256 Kali Dilihat

Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Saipul, S.Sos., M.IP Memimpin Rapat Koordinasi yang Membahas terkait pemilihan kepala kampung secara serentak tahun 2021 di kabupaten Way Kanan, di ruang rapat setdakab, senin (12/04/2021)

Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala dan Unsur dari Kodim 0427/WK, Polres WK, Inspektur Daerah, Dra. Yuliawati, M.M, Kepala Dinas PMK, Ixuan Akhmadi, S.Sos, Kepala Kesbangpol, Indra Zakariya Rayusman, S.H., M.H, serta unsur dari bagian Hukum dan Tata Pemerintahan

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat dengan panitia pilkakam serentak tingkat kabupaten way kanan

Sekda Saipul menyampaikan bahwa tahapan selanjutnya pada tanggal 14 April 2021 akan ada pengumunan penetapan nama-nama bakal calon kepala kampung

Sekda Saipul menegaskan kepada landing sektor terkait berkerjasama dengan TNI dan POLRI untuk melakukan keamanan dan melakukan tindakan antisipasi pelanggaran-pelanggaran termasuk dengan protokol kesehatan sehingga pelaksanaan pilkakam serentak tersebut dapat berjalan dengan lancar dan aman dari covid-19

Sesuai dengan Peraturan Bupati Way Kanan Nomor : 24 Tahun 2018 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Way Kanan Nomor : 3 Tahun 2018 tentang Pemilihan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Kampung, jumlah bakal calon Kepala Kampung untuk setiap Desa sekurang-kurangnya 2 (dua) orang dan paling banyak 5 (lima) orang

dan Pada Hari Sabtu kemarin calon – calon Kepala Kampung telah melakukan tes Narkoba.

Sekda Saipul menyampaikan apabila ada suatu Kampung yang tidak memenuhi Kuota Calon Kepala Kampung (kurangnya 2 Calon), maka akan diberikan tambahan waktu selama 20 hari untuk melakukan penyaringan lagi. Mulai dari tanggal 14 April sampai dengan tanggal 3 Mei yang akan mendatang. Dan kalau sampai lewat dari 20 hari tidak ada calon tambahan atau masih tetap tidak memenuhi Kuota Calon Kepala Kampung, maka Kampung tersebut tidak bisa melaksanakan Pemilihan Kepala Kampung dan akan diteruskan dengan Pejabat yang telah ditentukan hingga sampai Pemilihan Kepala Kampung yang berikutnya.

Penulis : Deny Kesuma
Foto :  Jaka / Dokumentasi Pimpinan


Komentar